Edukasi Pencegahan Pemborosan Pangan dalam Rumah Tangga Pada Kelompok PKK Dusun Kranggan
DOI:
https://doi.org/10.35720/jpkm.v6i2.106Abstract
Latar Belakang: Pemborosan pangan atau food loss and waste (FLW) dalam rumah tangga merupakan masalah gizi dan lingkungan yang serius di Indonesia, yang sebagian besar disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari seperti belanja tanpa perencanaan, penyimpanan bahan pangan yang tidak sesuai, serta porsi memasak dan penyajian yang berlebihan, padahal hal tersebut sebenarnya dapat dicegah. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota PKK dalam mencegah pemborosan pangan rumah tangga Metode: kegiatan dilakasankan pada 38 anggota PKK Dusun Kranggan menggunakan dengan metode ceramah, demonstrasi, dan diskusi.
Hasil: hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta pada kategori kurang 18%, cukup 66 %, dan baik 16%. Setelah intervensi kategori kurang menjadi 5 %, cukup 30 %, dan baik menjadi 65%.
Simpulan: Edukasi interaktif berbasi demonstrasi secara efektif dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan anggota PKK dalam pengelolaan pangan keluarga. Pendampingan berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dapat berubah menjadi perubahan perilaku permanen di rumah tangga


